Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi Kab. Purwakarta

Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan Hari Jadi Kab. Purwakarta

125
0
BERBAGI

Purwakarta (Pro89fm), dalam memperingati milangkala Purwakarta yang ke 187 dan Kabupaten yang ke 50, Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengadakan Pagelaran Wayang Kulit Cirebon dengan dalang Prof. Matthew Ishaac Cohen berkabangsaan Inggris di Taman Surawisesa Sabtu malam, 28 Juli 2018.

Atas Pendidikan dan Kebudayaan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) London Prof. Aminudin Azis dalam sambutanya menyampaikan pihaknya membuat acara ini atas inisiatif yang dibuat di KBRI melalui atas Pendidikan dan Kebudayaan, setelah melihat adanya satu kenyataan di Inggris dan telah menemukan 150 kelompok gamelan.
Menurut Aminudin sekitar 90% gamelan untuk Jogja dan Solo, sedangkan untuk gamelan Sunda kurang dari 3% dan sisanya gamelan Bali. Dari semua kelompok itu ada peminat yang secara khusus belajar dan mendalami seni Wayang Cirebon yaitu guru besar Royal Holloway University Prof. Matthew Ishaac Cohen yang sudah 30 tahun lebih belajar wayang Cirebon.

Aminudin mengatakan Prof. Matthew Ishaac Cohen selain tinggal di Cirebon dia juga fasih bahasa Cirebon juga fasih bahasa Indonesia, melihat antusias mereka pada tahun 2017 pihaknya merencanakan dengan Prof. Matthew Ishaac Cohen di tahun 2018 untuik mengadakan pantura tour sepanjang jalur pantura untuk mementaskan hasil latihan.

Aminudin menambahkan sebelum mengadakan pementasan di Kabupaten Purwakarta pihaknya telah bebicara langsung dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, dan dia (Bupati Dedi) mengatakan bahwa Purwakarta ini akan dijadikan salah satu pusat kebudayaan Sunda, dan Cirebon juga mewarisi serta memiliki begitu banyak kebudayaan sunda.

“alhamdulilah acara pagelaran wayang kulit Cirebon ini mendapat sambutan yang begitu baik dan luar biasa dan saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Purwakarta. pungkasnya.

Sambutan Pj Bupati Purwakarta Muhamad Taufik Budi Santoso yang dibacakan oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Mokh. Irsyad Nasution, menyampaikan pagelaran wayang kulit ini sebagai rangkayan HUT Kabupaten Purwakarta yang ke 50 dan Kota Purwakarta yang ke 187, pada sebelumnya sudah dimulai dengan acara ”Mitembeyan” tanggal 16 Juli 2018.

Menurut Taufik pihaknya sangat menghargai ternyata dalam pagelaran Tour Wayang kulit “Gagrag Cirebon Performance Pantura Tour 2018″ ini Kabupaten Purwakarta dimasukan sebagai salah satu Kota yang di kunjungi.

Pihaknya percaya ini merupakan penghargaan kepada Kab. Purwakarta sebagai kota Budaya.
“ Kabupaten Purwakarta sudah dikenal dan diketahui di seluruh Jawa Barat Nusantara bahkan Dunia.” Katanya.

Taufik menambahkan pagelaran wayang kulit malam ini mengandung rasa penasaran dikarenakan dalang dan sinden yang membawakanya dari luar Negri berasal dari Inggris sehinnga menjadi menarik, mereka dari luar Negri yang mencintai Budaya yang ada di Indonesia.

“Dalam acara ini mudah – mudahan akan mendorong masyarakat Indonesia khusunya masyarakat Kabbupaten Purwakarta untuk mencintai budayanya sendiri.” katanya
Menurut Taufik Dalam pengamatanya sebagai Penjabat Bupati Purwakarta dalam waktu singkat dapat menyebutkan bahwa Kabupaten Purwakarta sudah menjadi Kabupaten destinasi wisata. Hal itu terbukti dengan banyaknya kunjungan wisatawan baik domestik dan manca Negara yang berkunjung ke Kabupaten Purwakarta.

“ Pada tahun 2017 mencapai 4 (empat) juta orang padahal target kunjungan hanya 1 (satu) juta orang, yang menjadi membeludaknya pengunjung adanya Taman Air Sri Baduga yang buka setiap malam minggu tidak kurang di kunjungi oleh 30.000 ribu orang. ” Pungkasnya.
Kepala Disporaparbud Kabupaten purwakarta Agus Hasan kepada media menyampaikan penampilan grup wayang kulit yang tampil di 10 daerah dan Kabupaten Purwakarta ke dua yang sebelumya mengadakan pentas di Kraton Cirebon. Menurtnya penampilan grup wayang kulit Cibon tersebut untuk menampikan kebudayaan dari Jawa Barat.

“dalang wayang kulit tersebut di luar negri dari Inggris, mereka beserta anak dan istrinya yang kebetiulan menjadi salah satu sindennya.”
Agus mengharapkan dengan adanya pagelaran wayang kulit Cirebon tersebut agar generasi muda bisa terpicu untuk melestarikan kebudayaan yang ada di Jawa Barat Khusunya jangan sampai kebudayaan – kebudayaan yang ada di ambil oleh bangsa luar.

Hadir dalam kesempatan ini Kepala Subdit Diplomasi Budaya Wawan Yogaswara, Kasi Diplomasi Budaya Regional Ruliah Hasyim, Kasdim 0619 Purwakarta, serta sejumlah tamu undangan lainya. (*)

LEAVE A REPLY